Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 November 2013

Cara Mengatur Keuangan Agar Tidak Boros

Gaji setiap bulan habis tak bersisa?  Rasanya sulit sekali untuk menabung?  Gaji saat ini tidak cukup? Jika jawabannya ya, Anda tidak sendirian, banyak sekali orang yang mengalami masalah yang sama, berapapun nominal gaji mereka.  Mungkin Anda pernah berpikir seandainya gaji Anda naik pasti masalah ini selesai.  Kenyataannya, masalah ini memang tidak ada habisnya dan tidak pandang bulu gaji. Lalu bagaimana caranya agar tidak boros?  Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Langkah pertama, alokasikan minimal 10% dari penghasilan/gaji bulanan untuk disisihkan di tabungan sebagai dana cadangan.   Kecenderungan yang ada, jika menunggu sisa akhir bulan untuk ditabung atau diinvestasikan maka kemungkinannya sangat kecil sekali.   Oleh karena itu, alokasi tabungan/investasi harus dilakukan di awal.  Agar disiplin, buat rekening tabungan pendidikan yang menggunakan fasilitas autodebet dari bank tempat Anda menerima transfer gaji.  Atur tanggal autodebet sehari setelah tanggal gajian.  Repot datang ke bank?  Ada bank yang menyediakan fasilitas pembukaan rekening tabungan dari internet banking saja tanpa harus datang ke cabang.
2. Ketahui pos-pos pengeluaran Anda dengan rinci.  Jika malas untuk mencatat rutin di file excel, download aplikasi pencatat cashflow di smartphone Anda. (Sebagai referensi, coba gunakan Toshl bagi Anda pengguna Android)  Catat setiap malam setelah beraktifitas atau pagi hari ketika memulai pekerjaan, atau kapan saja Anda memegang gadget.  Rutinlah melakukan hal ini setiap hari.  Tidak perlu menunggu hingga menerima gaji, mulai saja hari ini hingga 30 hari kedepan.
3. Dari data yang Anda catat tadi selama sebulan, akan terbentuk pola pengeluaran.  Misalnya, transportasi dan makan ternyata menghabiskan 50% dari gaji/penghasilan, hiburan weekend ke mall ternyata menghabiskan 20% gaji, dan sebagainya.  Berbekal data bulan lalu, susunlah anggaran untuk sebulan kedepan.  Bagi-bagi anggaran tersebut menjadi pengeluaran harian dan mingguan termasuk untuk entertainment di akhir minggu.  Selanjutnya disiplinlah untuk pergi ke ATM seminggu sekali mengambil hanya nominal mingguan tersebut.
4. Pengaturan rekening.  Miliki 2 rekening, satu untuk rekening terima gaji/penghasilan (rekening A) dan satu untuk pengeluaran harian (rekening B).  Setelah terima gaji, transfer sejumlah biaya hidup bulanan dari rekening A ke rekening B (rekening B hanya berisi uang biaya hidup bulanan) dan hanya bawa kartu ATM dari rekening B setiap hari.  Rekening A hanya digunakan untuk membayar tagihan-tagihan rutin bulanan seperti tabungan/investasi, listrik, air, uang bulanan ke orangtua, SPP anak, dsb dan tinggalkan kartu ATM rekening A di rumah.  Dengan cara ini Anda dapat disiplin terhadap anggaran keuangan Anda sendiri.
5. Hati-hati membedakan antara kebutuhan dan keinginan.  Makan adalah kebutuhan, tetapi makan-makan adalah keinginan.  Gadget/smartphone mungkin adalah kebutuhan, tapi membeli gadget baru setiap keluar tipe terbaru adalah keinginan.  Makan siang di kantin kantor adalah kebutuhan, makan siang di kafe/mall sebelah kantor setiap hari adalah keinginan.  Keinginan-keinginan inilah yang menjadi alasan utama borosnya keuangan setiap bulan.  Gengsi adalah penyebab terbesar mengapa gaji selalu terasa kurang.
6. Lihat kartu kredit sebagai kartu dana talangan, bukan kartu utang.  Artinya, sebelum menggesek kartu kredit pastikan bahwa dana untuk membayarnya sudah dimiliki.  Bayar penuh tagihan kartu kredit setiap bulan.
7. Motivasi. Agar disiplin mengatur keuangan dengan menjalani langkah-langkah di atas, milikilah tujuan mengapa Anda harus melakukan semua itu.  Bagi yang sudah berkeluarga dan memiliki anak, ingatlah biaya pendidikan semakin mahal dan harus disiapkan dari sekarang.  Bagi yang belum menikah, miliki tujuan tertentu misalnya liburan ke luar negeri, membeli gadget atau barang bermerk tanpa hutang, dana menikah, dana pembelian rumah atau bahkan dana pensiun.
8. Cari informasi mengenai financial planning/perencanaan keuangan.  Info mengenai perencanaan keuangan kini sangat banyak beredar, di radio, televisi, internet, twitter, dan sangat mudah untuk diakses.  Sebagai permulaan Anda bisa membaca artikel-artikel yang ada di website ini.

Mengatur keuangan memang tidak mudah.  Akan ada banyak godaan dan tekanan lingkungan namun Anda harus tetap konsisten dan berpegang teguh pada tujuan Anda. Baca Kumpulan Cara Mengatur Keuangan Pribadi Dan Keuangan Keluarga.

Senin, 04 November 2013

4 Cara Mengelola Keuangan Pribadi Bagi Mahasiswa

Perguruan tinggi identik dengan mahasiswa muda yang mempunya tanggung jawab yang lebih besar untuk mengelola uang mereka sendiri. Jauh dari orang tua membuat para mahasiswa harus handal dalam mengelola keuangan.

Berikut tips mudah dalam mengelola keuangan untuk mahasiswa yang dapat membantu membentuk fondasi yang kuat dalam pengelolaan keuangan.

1 . Buat anggaran. 
Membuat anggaran sangat penting. Daftar sumber pendapatan bulanan, termasuk tabungan, tunjangan dari orang tua, dan kemudian menulis perkiraan biaya yang dikeluarkan pada bulan tersebut. Hal ini tidak mudah untuk mengidentifikasi biaya hidup di awal, tetapi para mahasiswa harus mencoba. Catat biaya seperti perlengkapan kampus, makan dan minum, barang-barang perawatan pribadi, laundry, dan biaya kost. Kemudian, cobalah mengelola biaya anggaran menggunakan alat manajemen keuangan pribadi online, atau dengan membuat daftar neraca anggaran sederhana di excel.

2 . Pisahkan antara keinginan dan kebutuhan. 
Berapa banyak yang harus Anda anggarkan untuk makan di restoran mall? Berapa biaya akan laundry? Berapa biaya kost? Berapa biaya untuk nonton bioskop? Berapa biaya untuk makan minum sehari hari? Setelah mengidentifikasikan biaya-biaya tersebut, menjadi lebih mudah untuk membedakan keinginan dan kebutuhan. Utamakan rencana anggaran belanja untuk hal-hal yang sifatnya kebutuhan.

3 . Mengatur rekening tabungan. 
Bank biasanya melayani mahasiswa dengan menawarkan tabungan khusus, yang memungkinkan mahasiswa untuk melakukan penarikan uang di semua ATM secara gratis. Dengan banyaknya ATM yang tersedia disekitar kampus membuat mahasiswa dapat mudah mengambil uang, telitilah sebelum ambil uang , ambillah uang dengan jumlah sesuai kebutuhan saja. Dan perlu diingat, bahwa ketika mendapat kiriman uang dari orang tua, mahasiswa diharapkan agar lebih bijaksana dalam menggunakan uang kiriman tersebut.

4 . Cerdas dalam membeli buku kuliah. 
Buku kuliah merupakan salah satu biaya terbesar perguruan tinggi. Melewati toko buku pada awal setiap semester adalah cara mudah bagi mahasiswa untuk menghemat uang. Banyak toko buku yang menawarkan diskon diwaktu awal semester. Berinvestasi dalam Kindle atau iPad dan download buku-buku secara online juga dapat dijadikan pilihan untuk menghemat uang kuliah. Atau mencari buku di toko buku bekas.

Intinya : perguruan tinggi bisa mahal , tetapi belajar dasar-dasar manajemen uang, sehingga para mahasiswa dapat lulus tanpa meninggalkan hutang.Melakukan pengelolaan keuangan pribadi secara cerdas dapat membuat mahasiswa cerdas dalam hal intelektual ekenomi.

Senin, 28 Oktober 2013

Cara Jitu Mengatur Keuangan Pribadi yang Baik

Cara Jitu Mengatur Keuangan Pribadi yang Baik – Mengelola keuangan pribadi amat penting bagi semua kalangan. Membuat pembukuan dapat dilakukan oleh semua orang, tak memandang status sosial ataupun gaji bulanan. Salah satu tujuannya adalah agar pengeluaran tak lebih besar daripada pemasukan. Jika sampai pengeluaran jumlahnya lebih besar, anda mungkin akan meminjam uang untuk menutupi kebutuhan dan akhirnya terlilit utang. Perencanaan Keuangan Pribadi.

Berikut ini adalah beberapa cara jitu mengelola keuangan pribadi, diantaranya:
Mulai menabung sejak dini. Biasakan untuk menabung karena akan berguna jika suatu saat anda mengalami masalah keuangan. Anda dapat menggunakan layanan Bank untuk men-debit otomatis sebagian gaji yang anda terima.

Jika masih mungkin untuk meminjam atau menyewa, maka hindari membeli. Jika anda ingin sebuah barang yang hanya akan digunakan sekali atau 2 kali saja, sebaiknya tak perlu membeli. Anda dapat menyewa atau meminjam karena akan jauh lebih murah. Ini merupakan salah satu hal penting dalam manajemen pengelolaan keuangan. Semakin banyak dana yang bisa anda hemat, maka akan semakin baik.

Jika berkeinginan mencicil barang, pilihlah angsuran yang DP besar. Dan akhirnya yang anda lihat jumlah total yang harus anda bayar. Misal anda memilih barang yang ber-DP kecil, lalu bunganya tinggi. Anda akan membayar hingga dua kali lipat harga barang tersebut. Oleh karena itu usahakan melunasi cicilan secepat mungkin.

Mencari asuransi. Anda takkan pernah tahu kapan anda akan membutuhkan uang dalam jumlah banyak. Oleh karenanya amat disarankan agar anda mencari dan milih asuransi yang bisa menjaga keuangan anda di masa krisis.

Gunakan kredit card. Banyak orang kurang suka memakai kredit card karena justru akan menyebabkan pemborosan. Pada dasarnya akan kembali lagi kepada pribadi anda sendiri.Orang yang telah terbiasa berhemat umumnya tidak akan mengalami masalah ketika memegang kartu kredit. Kartu kredit dibuat bukan untuk membuat anda boros, hanya saja banyak kalangan menyalah gunakannya. Bahkan jika anda tidak ingin kartu kredit, rasanya anda tetap harus memilikinya untuk menciptakan credit score.

Buat pembukuan rapi dan teratur. Buatlah pembukuan tentang jumlah pemasukan dan pengeluaran perbulan. Dengan cara ini anda akan tahu mana yang harus diutamakan dan mana yang harus dinomorduakan. Jika jumlah pengeluaran jauh lebih besar melebihi pemasukan, maka sudah saatnya anda mulai mengelola keuangan dengan lebih baik & bijak.

Sisihkan sejumlah uang setiap hari. Berapapun jumlahnya, jika ditumpuk nantinya akan menjadi banyak. Contohnya setiap hari anda belanja dan menerima kembalian. Simpan saja uang kembalian itu kedalam celengan. Anda takkan merasa menyisihkan/menabung uang dengan cara seperti ini.
Sekian ulasan kami tentang Cara Jitu Mengatur Keuangan Pribadi Yang Baik, semoga apa yang telah kami paparkan dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi kita bersama.

Senin, 14 Oktober 2013

5 Cara Mengatur keuangan keluarga

Keuangan merupakan hal yang sangat rentan dalam kehidupan berumah tangga, kebiasaan hidup boros dan memuaskan keinginan pribadi yang masih terbawa pada saat kehidupan melajang, berakibat fatal pada sistem perekonomian keluarga. Apa yang semestinya kita lakukan untuk mengatur sirkulasi keuangan rumah tangga kita?


Bila Anda tergolong wanita yang boros di masa melajang dulu, maka Anda harus mulai belajar bagaimana mengatur keuangan Anda. Apalagi bila saat ini Anda dihadapkan pada posisi sebagai istri yang harus mampu menjadi manajer rumah tangga.

Dengan demikian, bukan hanya tugas pekerjaan rumah saja yang bisa Anda bereskan, tapi juga bagaimana mengatur keuangan keluarga. Dengan demikian, predikat istri yang boros akan bisa dihindari. Tips berikut bisa jadi acuan bagaimana Anda mengatur kehidupan finance Anda dalam rumah tangga.

Rencanakan Dana Pendidikan Anak
Pentingnya kebutuhan pendidikan menjadi hal yang tak bisa ditawar-tawar. Karena, itu adalah kebutuhan masa depan anak-anak kita. Selangkah kita menunda pendidikan bagi mereka, berpuluh langkah mereka akan tertinggal dan kesulitan menghadapi persaingan di masa depan.

Pertimbangkan dengan Matang
Selalu pertimbangkan apa yang memang harus Anda beli saat ini, dan apa yang tidak harus Anda beli. Sistem perekonomian mana pun akan hancur, apabila keluar masuknya uang selalu mengalir tanpa pertimbangan yang matang, dari pemegang saham atau pengelola keuangan.

Buatlah Laporan Keuangan Personal
Keuangan personal berkaitan erat dengan kebiasaan Anda bertingkah laku dengan uang. Saat ini telah banyak anak-anak yang telah difasilitasi kartu kredit oleh orang tuanya. Mereka dengan seenaknya menggunakan itu tanpa merasa terbebani tanggung jawab. Kebiasaaan ini akan berakibat, anak tidak bisa mandiri. Untuk itu, ajarilah mereka membuat pertanggungjawaban atau laporan keuangan personal setiap anggota keluarga.

Budayakan Menabung
Aktivitas menabung bukanlah hal mudah bagi mereka yang terbiasa hidup dengan keborosan dan hura-hura. Padahal, akan banyak hal yang tak terduga bisa terjadi dalam rumah tangga. Bila menabung telah menjadi suatu kebiasaan, maka otomatis rencana apa pun yang Anda buat dapat lebih mudah terealisasikan.

Berkonsultasilah
Konsultasi dalam suatu rumah tangga bukan berarti kita harus pergi ke psikolog. Tapi bicarakan berdua (dengan pasangan Anda) segala sesuatu mengenai kebutuhan dan keuangan keluarga, lakukan pembagian yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman. Buatlah laporan harian yang menunjukkan semua keperluan dan pengeluaran Anda, bicarakan apa yang harus Anda lakukan bila terjadi kekurangan. Baca Juga Perencanaan Keuangan Pribadi

Senin, 30 September 2013

4 Cara Menyimpan Uang

Banyak dari kita menetapkan resolusi Tahun Baru kita untuk makan sehat, menurunkan berat badan, mencari pekerjaan, menjadi orang yang lebih baik ... Anda mendapatkan ide. Biasanya, salah satu resolusi adalah untuk menghemat uang, dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai. Selain meminta atasan Anda untuk kenaikan gaji, atau mencari pekerjaan kedua, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan sendiri untuk meningkatkan arus kas dan menyimpan uang untuk apa pun yang Anda cari untuk membeli. Pada dasarnya, itu semua tentang kemauan.



  1. Tetapkan tujuan - Menabung untuk sebuah mobil baru? Apartemen? Atau rumah? Jika tujuan Anda menyimpan uang untuk investasi besar adalah membuat prioritas utama. Masukan catatan untuk mengingatkan diri Anda dari tujuan tersebut, sehingga Anda tidak akan tergoda untuk menghabiskan uang ekstra pada sesuatu yang tidak perlu.Karena itu tidak realistis untuk mencoba dan menyimpan untuk pembelian besar sekaligus, mendedikasikan sejumlah kecil setiap gaji, seperti Rp. 200.000 untuk menempatkan ke arah jumlah tersebut. Beberapa bank bahkan memungkinkan Anda untuk membuka rekening terpisah untuk dana tertentu sehingga jumlahnya tetap tak tersentuh.
  2. Anggaran Belanja - Membuat anggaran jauh lebih mudah untuk dilakukan ketika Anda memiliki penghasilan tetap, namun masih bisa dilakukan melalui perkiraan kasar dari pendapatan bulanan Anda. Pertama, Anda harus mencari tahu berapa banyak uang yang Anda lakukan dalam satu bulan. Kemudian, Anda dapat mengurangi tagihan bulanan Anda dari jumlah tersebut. Dengan uang yang tersisa, sisihkan sebagian untuk tabungan, ekstra untuk keadaan darurat dan untuk bersenang-senang. Ketika Anda menetapkan jumlah tertentu untuk bersenang-senang, itu akan lebih mudah untuk mengontrol kebiasaan pengeluaran Anda sepanjang bulan apakah itu pada makan malam, film, atau belanja. Membuat anggaran akan memungkinkan Anda untuk mempertahankan struktur yang lebih baik dan mungkin mengevaluasi kebiasaan pengeluaran Anda saat ini.
  3. Membawa makan siang - Bayangkan berapa banyak uang yang Anda mungkin menghabiskan pergi keluar untuk makan siang setiap hari kerja di tempat kerja. Dengan menghabiskan sampai 10000 per hari, itu 70000 seminggu, bahkan tidak menghitung akhir pekan di mana Anda mungkin pergi keluar untuk makan dan menghabiskan sebagian besar. Anda bisa menghemat hampir 200.000 per bulan dengan membawa makan siang setiap hari kerja. Ini jauh lebih murah untuk membeli bahan makanan selama akhir pekan untuk membuat makan siang selama seminggu dan belum lagi jauh lebih sehat.
  4. Pekerjaan freelance - Apakah Anda sangat terampil atau berpengetahuan di daerah pekerjaan tertentu?Apakah Anda tahu tentang web desain atau menulis konten? Bisakah Anda memberitahu seseorang bagaimana untuk melompat mobil atau mendapatkan pinjaman? Sekitar 53 juta orang Amerika bekerja sebagai freelancer dan dengan segala sesuatu yang kita online saat ini, banyak kesempatan kerja telah membuka. Freelancing mengacu pada seseorang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen untuk majikan untuk jangka waktu yang panjang. Hal ini dapat menjadi cara yang sangat baik untuk mendapatkan uang di samping untuk tabungan, tetapi belum tentu substitusi yang baik untuk pekerjaan penuh-waktu.Apakah Anda seorang bintang YouTube, seorang desainer web, atau ahli blogger, ada banyak kesempatan di luar sana untuk Anda. Tentu, itu pasti bekerja ekstra, tetapi jika itu adalah sesuatu yang Anda lakukan di waktu luang Anda pula, Anda mungkin juga mendapatkan sedikit uang tunai sepanjang jalan.
Pertanyaan diri 
Anda perlu mulai bertanya pada diri sendiri apakah Anda benar-benar perlu untuk membeli kopi setiap pagi di jalan untuk bekerja, Apakah Anda bahkan menggunakan keanggotaan gym Anda? Ini semua adalah hal yang perlu Anda mempertimbangkan ketika membuat anggaran. Dengan memotong pengeluaran yang tidak perlu Anda dapat menyimpan sejumlah besar setiap bulan. Namun, jangan memotong sesuatu jika Anda benar-benar tidak menggunakannya-hanya mencoba untuk menjadi sedikit lebih baik di prioritas.Bahkan jika Anda memutuskan untuk membuat perubahan besar dalam kebiasaan belanja Anda, Anda selalu bisa mendapatkannya kembali setelah Anda mencapai tujuan keuangan Anda.

Menyimpan uang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, tapi seperti segala sesuatu yang lain, Anda harus melakukannya di moderasi. Anda tidak akan mampu mengubah kebiasaan belanja Anda dengan begitu saja. Jangan mendedikasikan seluruh gaji ke rekening tabungan Anda, melainkan, mengambil sejumlah kecil untuk menyimpan setiap bulan. Itu semua seperti klise karena mungkin terdengar, sedikit berjalan jauh. Menendang kebiasaan belanja buruk menjadi bentuk dan Anda akan dapat menabung untuk apa yang Anda butuhkan dalam waktu singkat. Dengan cara apa Anda menyimpan uang? ----> Baca Juga Artikel Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Senin, 23 September 2013

Perencanaan Keuangan Pribadi

Anggaran adalah tidak lebih dari sebuah rencana untuk menghabiskan uang. Anggaran dapat digunakan untuk mengidentifikasi semua biaya proyek multi-bagian - seperti liburan, pernikahan, renovasi rumah, dll - akan biaya begitu yang kemudian dapat merencanakan bagaimana untuk membayar proyek tersebut. Anggaran juga digunakan untuk merencanakan bagaimana mengelola arus pendapatan yang diantisipasi - seperti yang diharapkan membayar selama setahun atau pendapatan pensiun tetap. Tujuannya di sini adalah untuk dapat mengalokasikan pendapatan sehingga untuk menghindari tidak memiliki dana yang cukup untuk membayar semua tagihan seseorang.

Dua Jenis Perencanaan Anggaran
Ada dua pendekatan utama untuk penganggaran. Yang pertama adalah untuk memutuskan apa proyek yang akan merencanakan dan kemudian mengidentifikasi semua biaya yang terkait dengan proyek tersebut. Bisnis, organisasi, dan pemerintah melakukan perencanaan anggaran sepanjang waktu untuk proyek-proyek mereka berencana untuk melakukan. Individu juga dapat menggunakan anggaran untuk hal-hal seperti merencanakan liburan, berencana untuk pendidikan perguruan tinggi anak, merencanakan pernikahan atau acara sosial keluarga lainnya, dll

Tentu saja, setelah Anda telah mengidentifikasi biaya dengan cara ini maka Anda harus mencari tahu di mana untuk mendapatkan uang untuk membayar biaya. Uang bisa keluar dari penghasilan Anda berencana untuk mendapatkan selama periode proyek, dari pinjaman, dari tabungan atau hadiah dari keluarga. Dalam beberapa kasus orang tidak dapat menemukan cukup uang untuk membayar proyek yang direncanakan dan dipaksa untuk meninggalkan proyek atau mencari cara untuk mengurangi beberapa biaya.

Cara kedua mempersiapkan anggaran keluarga atau pribadi untuk memulai dengan uang yang Anda miliki atau mengharapkan untuk mendapatkan selama periode perencanaan dan kemudian merencanakan bagaimana Anda ingin menghabiskan. Ketika kita berbicara tentang keluarga atau anggaran pribadi kita biasanya berbicara tentang individu atau keluarga berencana untuk menghabiskan pendapatan mereka selama tahun depan. Anggaran dapat bervariasi dari yang sangat sederhana atau sangat kompleks tergantung pada situasi keuangan seseorang. Anggaran sederhana dapat terdiri dari tidak lebih dari membuat amplop terpisah untuk setiap pembayaran bulanan dan menempatkan amplop di tempat yang aman.

Sementara kita biasanya dapat mengasumsikan bahwa keadaan keuangan kita sekarang akan diprediksi untuk tahun berikutnya atau lebih, kita juga tahu bahwa kejutan terjadi. Kita bisa sakit, mengalami kecelakaan, kehilangan pekerjaan, dll Karena itu, salah satu dari kami biaya amplop harus untuk tabungan. Isi amplop ini kemudian akan tersedia untuk kejutan atau biaya tak terduga bahwa salah satu tidak mengantisipasi. Ketika seseorang yang dibayar setiap minggu atau bulan mereka hanya mencairkan cek gaji mereka dan membagi uang antara amplop.  Karena setiap masing-masing biaya datang karena mereka menghapus uang tunai dari amplop dan melakukan pembayaran.

Sebuah sistem yang sedikit lebih canggih akan mencairkan cek mereka, menjaga uang yang mereka butuhkan untuk pengeluaran pribadi sehari-hari dan menempatkan sisanya ke rekening giro (sebaiknya di bank atau kredit serikat yang menawarkan pemeriksaan gratis). Kemudian menulis dan cek email untuk setiap tagihan bulanan mereka. Untuk hal-hal seperti bahan makanan dan bensin orang bisa baik menyimpan uang tunai ekstra untuk kedua dan menggunakan sistem amplop untuk kedua item, atau tetap cukup dalam rekening giro untuk tujuan ini. Pergi langkah lebih lanjut, orang kita bisa melakukan bisnis dengan bank atau credit union yang ditawarkan baik pengecekan gratis dan membayar tagihan secara online. Dengan ini mereka bisa membuka dua rekening cek, satu untuk tagihan bulanan dan satu untuk pengeluaran diskresioner dan hal-hal seperti bahan makanan dan bensin.

Salah satu keuntungan menggunakan cek dan debit atau kartu kredit untuk membayar pembelian adalah bahwa ini secara otomatis memberikan catatan pengeluaran seseorang (ini juga bisa dilakukan dengan uang tunai baik dengan menjaga penerimaan untuk segala sesuatu atau menjaga sebuah jurnal biaya) yang dapat digunakan saat kehidupan keuangan seseorang menjadi lebih kompleks dan lebih proses penganggaran formal yang diperlukan.

Namun, bagi orang-orang muda yang baru mulai pada mereka atau orang lain sendiri yang pendapatan dan beban yang sederhana itu tidak hanya akan bekerja, itu juga akan memperkenalkan mereka dengan konsep pengelolaan uang dan memungkinkan mereka untuk mulai berlatih kebiasaan pengelolaan uang yang baik.

Sistem ini juga dapat digunakan sebagai titik awal untuk orang-orang yang hidup keuangan yang lebih kompleks tetapi yang saat ini tidak memiliki sistem pengelolaan uang yang bisa diterapkan.

Sementara sederhana dan kasar, sistem yang dijelaskan di atas dapat berfungsi sebagai titik awal untuk mulai bergerak ke sistem penganggaran yang lebih formal.

Senin, 16 September 2013

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Apakah Anda merasa tidak cukup Waktu Untuk Penganggaran?
Ketika hidup kita merasa kewalahan dengan jadwal gila dan hari yang sangat sibuk, keuangan kita tidak mendapatkan perhatian yang layak.


Kita Tidak merasa dengan pengeluaran uang, tagihan yang harus dibayar, dan biaya tambahan lainnya, dapat menambahkan kehidupanmenjadi stres.

Anggaran Keluarga Memberikan pikiran menjadi tenang

Mencapai stabilitas keuangan keluarga merupakan aset besar yang akan memberikan ketenangan pikiran yang dapat memungkinkan Anda untuk fokus pada prioritas lain dalam hidup daripada membuat memenuhi semuanya.

Untuk mendapatkan bahwa soliditas keuangan yang akan memungkinkan Anda untuk tidur dengan nyeyak di malam hari, Anda harus membuat rencana anggaran keluarga.

Tapi apa rencana anggaran itu bahkan berarti? Bagaimana Anda membuat anggaran keluarga?

  Jadilah CEO Keuangan Keluarga Anda.

Apakah Anda di kontrol?
Anda tidak dapat mengontrol apa yang Anda tidak tahu. Tujuan utama dari perencanaan anggaran yang baik adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang di mana uang "menghilang" setiap bulan, dan untuk mengambil kendali.

Anggap saja sebagai sebuah bisnis, dan Anda (dengan pasangan Anda, tentu saja) adalah CEO. Anda perlu mengambil alih, memegang kendali, mengetahui seluk beluk bagaimana uang Anda digunakan, dan mengambil tindakan untuk merencanakan penggunaan yang lebih efisien dan cerdas dari sumber daya yang Anda punya, tidak peduli apakah Anda kaya atau miskin.

Menjaga pengeluaran Anda
Untuk tahu persis apa yang Anda habiskan dan apa, Anda perlu menjadi penjaga penerimaan.

Usahakan jangan membuang struk pembelian! Buat kotak penyimpanan di rumah Anda simpan semua struk pembelian Anda setiap bulannya.

Pada akhir bulan, buat daftar melalui komputer anda berdasarkan kategori, seperti: bahan makanan, makan di luar, pakaian, hadiah, dll

Untuk biaya tidak ada struk pembeliannya Anda harus perhatikan.Maaf, tapi Anda harus, menjadi bertanggung jawab .

Anda akan terkejut berapa banyak "aneka" pembelian yang Anda lakukan, hari demi hari.

Jika Anda melakukan ini dengan benar, Anda akan mendapatkan gambaran yang tepat dari kebiasaan belanja Anda, dan banyak informasi untuk mulai mengambil keputusan eksekutif. Buat perhitungan itu akan membantu anda dalam mengambil Keputusan barang apa saja yang diperlukan. Contoh perhitungan:
TOTAL PENGHASILAN
BIAYA TETAP -Total
_____________________
= JUMLAH TERSEDIA UNTUK BIAYA SETIAP HARI
Luangkan Waktu untuk Memperkirakan Harga Barang Dalam Anggaran Anda
Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah untuk membuat grafik dengan berbagai kategori pendapatan dan pengeluaran.
Sebuah excel spreadsheet sederhana akan melayani tujuan, tapi pena dan kertas baik juga. Excel dilengkapi dengan template dari anggaran pribadi sudah dalam perangkat lunak.
Total Pendapatan -Mulai dengan daftar pendapatan semua keluarga dan uang lain yang datang seperti hadiah, bonus, dll.

Biaya Tetap -Lalu daftar semua biaya tetap, mereka yang hampir sama setiap bulan, seperti tagihan, pembayaran sewa rumah, dan biaya transportasi. Jika beberapa tagihan datang hanya setiap beberapa bulan, membagi jumlah dengan jumlah bulan itu meliputi, lalu masukkan rata-rata.

Biaya Lain - Daftar semua biaya lainnya, seperti bahan makanan, gas, rokok, makan di luar, kopi, hiburan, dll Pikirkan tentang setiap pembayaran kecil yang Anda buat, jangan lupa uang yang Anda habiskan untuk hewan peliharaan Anda, dry cleaning , acara olahraga, atau amal. Total mereka.
LARANGAN dari Sukses Manajemen Uang
  • Jangan terjebak dalam penawaran promosi dan membeli produk karena ada penjualan, bahkan jika mereka bukan dari kebutuhan yang mendesak.
  • Jangan memasuki toko tanpa daftar pembelian.
  • Jangan lupa untuk membayar cicilan kartu kredit bulanan.
  • Jangan lupa setiap uang kembalian / recehan - Seperti yang saya selalu mengatakan: bahkan lautan terbuat dari tetesan.
Berapa Banyak Apakah Anda Perlu Untuk Simpan?
Memperkirakan jumlah yang dibutuhkan untuk mencapai masing-masing, dan menghitung berapa banyak Anda harus menyimpan setiap bulan untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagai contoh, jika keluarga Anda ingin liburan ke BALI dan menghabiskan banyak waktu diasa, Anda harus menyimpan sekitar Rp. 10.000.000. Itu berarti bahwa Anda harus menyiapkan dana sebesar Rp. 420.000 / bulan untuk 24 bulan ke depan untuk membelinya tiket tanpa masuk ke utang untuk membayarnya.

Sangat penting untuk mencari tahu berapa banyak Anda harus menyimpan per bulan untuk mencapai tujuan keuangan Anda. Jangan berkecil hati jika jumlah Rupiah yang luar biasa. Yang penting adalah untuk memiliki satu set tujuan keuangan yang nyata untuk bekerja ke arah.

Triwulan, meninjau rencana. Jika Anda tidak mencapai tujuan Anda, kembali anggaran keuangan Anda untuk melihat apakah ada daerah di mana Anda dapat memotong biaya untuk tabungan anda.
Dan ingat, Anda berencana harus relatif fleksibel, dan beradaptasi dengan kebutuhan Anda berubah selama bertahun-tahun.

Semakin banyak Anda memotong biaya, semakin Anda dapat menyimpan.
Semoga Artikel Ini Bermanfaat